Souvenir Menopang Bisnis Pariwisata Dengan Ricoh DTG Ri 100

tutorial DTG Ri 100

“Di Indonesia industri pariwisata semakin menjadi idola. Hal ini terlihat dari performanya yang semakin meningkat setiap tahun. Selain itu, pariwisata juga dianggap punya keunggulan karena mayoritas kegiatannya berada di sektor jasa. Pariwisata juga merupakan komoditas yang paling berkelanjutan dan menyentuh hingga ke level paling bawah masyarakat.

Sektor pariwisata Indonesia yang sangat menjanjikan. Sektor ini menjadi core business Indonesia. Pariwisata menjadi penyumbang PDB, devisa, serta lapangan kerja paling besar, mudah dan cepat,” ujar Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani, Sabtu (22/9/2018)”.

Berikut artikel berita yang kami kutip dari salah satu portal berita online, berisikan pernyataan mengenai prospek usaha bidang pariwisata di Indonesia yang memang terbukti sangat potensial. Berbasiskan produk jasa dalam mayoritas kegiatan usahanya, kegiatan pariwisata juga mempunyai produk lain berupa barang yang tidak bisa dianggap sebelah mata dalam menopang bisnis pariwisata, yaitu souvenir atau cinderamata.

Cinderamata merupakan salah satu produk yang bisa membawa industri pariwisata mencapai ketenaran, berfungsi sebagai instrumen pemasaran yang efektif juga sebagai tambahan pemasukan dengan skala yang cukup signifikan. Di era industri kreatif, cinderamata menjadi produk yang sangat diminati oleh segala kalangan dengan konsep personal yang ditawarkan, produk cinderamata bisa memiliki unsur emosional kepada pelanggan yang membuat mereka tidak segan untuk membeli.

Seperti konsep yang ditawarkan oleh tim PT Modern Data Solusi sebagai distributor mesin digital printing dan mesin fotocopy RICOH, dalam membantu pengusaha mengembangkan usahanya mengenalkan kepada mesin sablon digital RICOH DTG Ri 100 sebagai alat untuk memproduksi cinderamata/souvenir berupa sablon digital dengan media garment seperti kaos, tas, dompet, dll, kepada Caldera Rafting & Outbound facility. Dengan mesin RICOH DTG Ri 100 diharapkan wisatawan dapat mengabadikan momen personal mereka kedalam sebuah media yang bisa ditampilkan kepada publik berupa sesuatu yang bisa dikenakan, dan dengan ini diharapkan dapat menimbulkan ikatan emosional terhadap pengalaman yang didapatkan dari tempat wisata.

Sekali tepuk, dua lalat didapat. Mungkin peribahasa ini yang tepat untuk menggambarkan bagaimana RICOH Ri 100 bisa menjadi penunjang bisnis pariwisata yang sangat diperhitungkan dalam meningkatkan nilai-nilai usaha, khususnya di bidang cinderamata/souvenir.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

Instagram